Sejarah Hari Buku Internasional

Hidup Mahasiswa !! Hai sobat,

Hari ini, tepatnya 23 april merupakan  hari buku Internasional … kok bisa sih? Yuk kita tengok awal mulanya..

Di Indonesia, hari buku Internasional mulai diperingati pada tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak. Eits, tapi UNESCO merancang world  Book day sejak tanggal 23 april 1995 loh…

Sejarah diperingatinya world  Book day berawal sejak meninggalnya Miguel de Cervantes, yaitu seorang pengarang buku yaang meninggal pada tanggal 23 april. Nah sejak tahun 1925, para wanita memberikan sebuah buku sebagai pengganti mawar yang diterimanya. Pada masa itu lebih dari 400 ribu buku terjual dan ditukarkan dengan 4 juta mawar.

Pada tahun 1995, konferensi Umum UNESCO di Paris memutuskan tanggal 23 april sebagai World Book Day dan pada tanggal itu juga Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega dan Josep Pla meninggal dunia, dan dilahirkan Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejia Vallejo dan Halldor Laxness.

Perayaan ini dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan kemitraan para pengarang, penerbit, distributor, organisasi perbukuan serta komunitas-komunitas yang semuanya bekerjasama mempromosikan buku dan literasi.

Tujuan diselenggarakannya World Book Day adalah untuk memacu semangat seluruh masyarakat di belahan dunia, terutama generasi muda seperti anak-anak dan remaja agar memiliki minat dan hobi membaca sehingga pengetahuannya luas.

Ayo tunggu apa lagi, tidak perlu keliling dunia untuk mengetahui banyak hal, cukup dengan banyak membaca, maka kamu akan mengetahui banyak hal..

keren kan.. ^^

Nah mari buka cakrawala pengetahuan kita tentang dunia dengan buku. Karena dengan membaca Buku Dunia ada digenggamanmu.

About bem 93 Articles
Website Resmi BEM FKIP Unila | Kabinet KEBANGGAAN BERSAMA | [ubemfkip.gmail.com] | Narahubung: Zulaikah – 085769611714

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*