BEM FKIP Sukses Gelar Seminar Keguruan bersama SM-3T

BEM FKIP Sukses gelar Seminar Keguruan bersama SM-3T

IMG_374402156410

fkip news- Sabtu 28 Desember 2013, Badan Eksekutif Mahasiawa Fakultas keguruan dan pendidikan Kabinet CeReS (Cerdas, Responsif, Solutif) Universitas Lampung kembali menggelar kegiatan bertajuk seminar dan diskusi aktif dengan tema “membentuk guru profesional yang siap mengabdi untuk negeri”, setelah sebelumnya telah melaksanakan berbagai program kerja disemester ini.

kali ini BEM menggandeng alumni program SM-3T (sarjana mengajar di daerah terdepan, terluat, dan tertinggal). mereka adalah Endrian Sumaili, HamidiRohim, Teresia, Andi selviana, Dicky Arif, Irmanto, Taufik Rahman, Ahmad Naufal Umam, dan beberapa orang lainnya yang juga merupakan alumni FKIP Universitas Lampung. para alumni ini menyampaikan beberapa poin penting mengenai SM-3T, meliputi latar belakang, lembaga yang menanungi, proses pendaftaran, hingga yang paling menarik ketika diceritakan suka-duka selama mengikuti program ini. (untuk mengetahui SM-3T klik http://majubersama.dikti.go.id/?page_id=6)

Gubernur FKIP Ahmad Risani dalam sambutannya menyampaikan, “kemarin kita disibukkan dengan informasi kelulusan CPNS, ada begitu banyak pendaftar dan banyak pula yang gagal lolos, saya pikir pilihan untuk mengabdi tidak harus melulu lewat jalur itu, salah satunya lewat SM3T, disini akan begitu banyak pelajaran dan pengalaman yang akan didapat setelah mendengar cerita dari para alumni SM3T.” pungkasnya.

ditengah acara, salah satu pemateri memaparkan “betapa pentingnya keberadaan kita di daerah pelosok sebagai seorang guru, disana kita tidak hanya mengajar, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat, kita dituntut serbabisa dan survive terhadap lingkungannya, karena penghargaan masyarakat begitu besar kepada kita. disatu sisi jika kita bicara soal pengabdian, maka mengabdilah ditempat yang benar-benar membutuhkan kita, terlebih tempat yang akan dituju itu juga menarik, jadi anggaplah pengabdian kita ini adalah petualangan.” ujar Endri diiringi sambutan meriah para peserta.

“orang seperti kita patutnya mati ditempat perjuangan bukan di tempat tidur”. timpal Umam. tambahnya “ada banyak hal baru yang akan kita temui, dan Indonesia memang tak seluas ini (sambil menunjuk peta lampung), mari kita sentuh Indonesia-Indonesia lainnya”. ujar umam mengaharukan.

“jika kita belajar tentang Toleransi, disini hanya teori, disanalah praktiknya. jika kita bicara tentang perjuangan, disini baru teori disanalah prakteknya.” tambah Hamidi bersemangat.

acara yang digelar dengan konsep talkshow ini berhasil menarik respon mahasiswa untuk turut andil dalam mengabdikan dirinya untuk pendidikan Indonesia. salah satu peserta mengatakan “kegiatan ini inspiratif dan menggugah untuk keluar dari zona nyaman, jika berkesempatan kami juga ingin mengabdi bersama SM-3T. sukses untuk BEM FKIP”. katanya.

kegiatan yang meliputi sekitar 120 peserta ini berlangsung sejak pukul 8.00 hingga 12.30 di GFB Mipa. dikahir acara ada penyerahan Cinderamata kepada pemateri oleh Gubernur dan Sekretaris Eksekutif Nani Pahini dan pembagian sertifikat kepada peserta, serta foto bersama.

About bem 93 Articles
Website Resmi BEM FKIP Unila | Kabinet KEBANGGAAN BERSAMA | [ubemfkip.gmail.com] | Narahubung: Zulaikah – 085769611714

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*