Studium Generale FKIP Sukses digelar

SG

FKIP news- Gelaran studium generale dengan rangkaian Seminar pendidikan nasional dan Seminar kepemudaan sukses di gelar kamis 7 november kemarin, acara yang melibatkan lebih dari 1200 mahasiswa ini diselenggarakan di gedung serba guna Unila dengan menghadirkan beberapa pembicara nasional dan lokal yaitu Prof. Dr. Mohammad Surya, Dr.Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, Dr.Undang Rosyidin, M.Pd yang di pandu leh moderator Ave suakanila untuk seminar pendidikan, sedangkan untuk seminar kepemudaan dihadirkan Frans Agung Mula Putra di pandu oleh Heizlan Muhammad. Acara yang dimulai dari pukul 6.00 hingga 16.00 ini juga menyuguhkan penampilan dari TK IT Permata bunda dan Nasyid Galaksi.
“acara ini mengambil dua topik khusus, yang pertama untuk seminar pendidikan kita mengangkat tema mampukah pendidikan Indonesia menjawab tantangan global?, hal ini berangkat dari perkembangan globalisasi dan arus modernisasi yang perlu disiasati sebagai insan pendidikan, mulai dari sisi karakter profil guru masa depan, peran LPTK dalam membentuk guru yang berdaya saing global, dan peran strategis pemerintah untuk memajukan pendidikan nasional terlebih kita sebagai calon guru harus memversiapkan diri di Era pasar bebas. Yang kedua seminar kepemudaan bertema “dari Lampung menginspirasi Indonesia”, yang membahas peran strategis pemuda dalam pembangunan nasional”. Terang Gubernur Fkip Ahmad Risani

dalam penyampaian materi, Siti Nurbaya menyatakan bahwa Kompetensi kunci yang dibutuhkan  di dunia yaitu knowledge untuk pemenuhan kapasitas personal dan kebersatuan secara  sosial  dan untuk pekerja. Kompetensi merupakan kombinasi antara keterampilan, pengetahuan, pola perilaku dan sikap. Selanjutnya hal yang krusial dalam kehidupan ada pada 3 aspek : (1) Pemenuhan pribadi  dan untuk pengembangan sepanjang kehidupan (cultural capital), (2) Warga yang aktif dan menyatu (Social capital) dan (3) Kapasitas bekerja (Human capaital).
Faktor yang mendukung pendidikan juga disampaikan oleh Prof. Surya. Ia menyatakan bahwa pendidikan karakter hendaknya tidak diajarkan lewat materi yang disampaikan oleh guru, namun justru sebaliknya, lewat perilaku yang dimiliki guru sebagai cerminan karakter itu sendiri.
Di akhir sesi penyampaian materi, Prof. Surya berpesan kepada seluruh mahasiswa/i  FKIP Unila, agar bisa menjadi guru yang sesungguhnya di masa depan. Yakni seorang guru sejati yang benar-benar mengabdi kepada nusa dan bangsa berbasis kepada nilai-nilai keguruan yang mencakup cinta pada anak didik, cinta pada manusia, ikhlas berbakti, dan cerdas.
Di sesi Seminar kepemudaan, Frans Agung Mula Putra yang menjadi Pemateri “Dari Lampung menginspirasi Indonesia” berpesan kepada mahasiswa FKIP untuk turut aktif dalam pembangunan daerah dan berkontribusi diberbagai bidang, misalnya keorganisasian dalam rangka menambah wawasan dan sofskill, dengan menyeimbangkan fungsi sebagai mahasiswa dalam menuntut ilmu di bangku kuliah.
Diakhir acara dilanjutkan dengan penyerahan Cinderamata oleh Gubernur FKIP, Sekretaris Eksekutif Nani Pahini, dan Ketua Pelaksana kegiatan.

About bem 93 Articles
Website Resmi BEM FKIP Unila | Kabinet KEBANGGAAN BERSAMA | [ubemfkip.gmail.com] | Narahubung: Zulaikah – 085769611714

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*